Menemukan Passion
"Aku nggak punya bakat apa-apa"
Entah mengapa banyak orang yang terkesan merendahkan dirinya dengan kata-kata tersebut. Padahal manusia diciptakan dengan akal dan pikiran agar bisa menemukan jati diri mereka. Sengaja aku menulis ini, kebetulan aku baru saja selesai berdiskusi dengan seorang teman membahas tentang 'mahasiswa yang produkti'f
"Boro-boro produktif, punya skill aja kagak"
"Gimana sih caranya biar bisa hebat menulis?"
"Gimana sih caranya biar jadi orang yang suka membaca?"
Well, sering banget aku hampir emosi ketika mendengar perkataan-perkataan teman yang sepertinya 'pasrah' akan dirinya yang nggak bisa apa-apa. Jika ditanya kenapa bisa hebat menulis, yaa karena banyak membaca dan berpikir, lalu pikiran itu dituangkan melalui tulisan, diasah terus sehingga akhirnya terbiasa menulis. Jika ditanya lagi gimana caranya agar suka membaca, yaa nggak ada jawabannya. Itu tergantung pribadi masing-masing. Jika pribadinya berpikir dia membutuhkan ilmu di dalam hidupnya, ya banyaklah membaca. Meskipun terkesan membosankan, tetapi membaca adalah kunci segalanya.
Manusia itu punya akal dan pikiran. Kenapa nggak digunakan untuk berpikir? Kenapa aku punya bakat menulis, kenapa dia punya bakat menyanyi, kenapa si anu jago banget edit videonya, yaa karena kami belajar. Memang nggak ada manusia yang sekali belajar langsung pandai, semua juga butuh proses kan? Di dunia ini, bahkan untuk memasak mie instan saja masih butuh proses.
Masalah kenapa 'aku nggak punya bakat', kemungkinan kamu yang belum tau apa itu bakat. Mungkin kamu kurang mengenali dirimu sendiri, kurang tau apa mau mu dan kurang banyak bermimpi. Memang ada yang dari kecil sudah tau bakatnya dimana, seperti menyanyi atau modelling. Ada juga yang baru tau bakatnya setelah SMA atau bahkan setelah dia berada di dunia perkuliahan. Tapi, jika kita terus-terusan bertanya 'bakat ku apa?' tanpa ingin berusaha keras untuk mencari tau dan mengasah diri sendiri, sampai kapan mau terjebak dengan perkataan itu? Orang lain sudah lebih dulu selangkah di depan kita, kita masih mau stay di tempat aja?
Menemukan jati diri itu emang nggak gampang, apalagi menemukan passion kita gimana. Tapi kita nggak bisa diam aja, waktu juga akan terus berjalan, sekarang banyak orang yang semakin hari semakin produktif, banyak orang yang berani mencoba hal-hal baru dan akhrinya menemukan bakatnya di sana. Seperti yang iseng-iseng buat video lucu, eh malah menjadi viral, dan akhirnya dia menjadi seorang content creator. Itu semua karena dia berani mencoba dan berani mengambil resiko.
Manusia awalnya memang tak bisa apa-apa, tetapi kita masih dikasih Allah akal dan pikiran. Kita bisa berpikir tentang apa yang kita mau dalam hidup, tentang bagaimana cara mendapatkan apa yang selama ini kita impikan. Berpikir dan banyak membaca, mungkin salah satu solusi untuk kamu menemukan apa yang kamu mau. Juga berani melakukan hal-hal yang baru.
Hidup terlalu flat jika kamu tak melakukan apa-apa dan pasrah sama keadaan yang kamu punya. Hidup itu sejatinya adalah penuh perjuangan. Jadi, kamu siap kan berjuang untuk menentukan apa yang kamu mau dalam hidup?
Entah mengapa banyak orang yang terkesan merendahkan dirinya dengan kata-kata tersebut. Padahal manusia diciptakan dengan akal dan pikiran agar bisa menemukan jati diri mereka. Sengaja aku menulis ini, kebetulan aku baru saja selesai berdiskusi dengan seorang teman membahas tentang 'mahasiswa yang produkti'f
"Boro-boro produktif, punya skill aja kagak"
"Gimana sih caranya biar bisa hebat menulis?"
"Gimana sih caranya biar jadi orang yang suka membaca?"
Well, sering banget aku hampir emosi ketika mendengar perkataan-perkataan teman yang sepertinya 'pasrah' akan dirinya yang nggak bisa apa-apa. Jika ditanya kenapa bisa hebat menulis, yaa karena banyak membaca dan berpikir, lalu pikiran itu dituangkan melalui tulisan, diasah terus sehingga akhirnya terbiasa menulis. Jika ditanya lagi gimana caranya agar suka membaca, yaa nggak ada jawabannya. Itu tergantung pribadi masing-masing. Jika pribadinya berpikir dia membutuhkan ilmu di dalam hidupnya, ya banyaklah membaca. Meskipun terkesan membosankan, tetapi membaca adalah kunci segalanya.
Manusia itu punya akal dan pikiran. Kenapa nggak digunakan untuk berpikir? Kenapa aku punya bakat menulis, kenapa dia punya bakat menyanyi, kenapa si anu jago banget edit videonya, yaa karena kami belajar. Memang nggak ada manusia yang sekali belajar langsung pandai, semua juga butuh proses kan? Di dunia ini, bahkan untuk memasak mie instan saja masih butuh proses.
Masalah kenapa 'aku nggak punya bakat', kemungkinan kamu yang belum tau apa itu bakat. Mungkin kamu kurang mengenali dirimu sendiri, kurang tau apa mau mu dan kurang banyak bermimpi. Memang ada yang dari kecil sudah tau bakatnya dimana, seperti menyanyi atau modelling. Ada juga yang baru tau bakatnya setelah SMA atau bahkan setelah dia berada di dunia perkuliahan. Tapi, jika kita terus-terusan bertanya 'bakat ku apa?' tanpa ingin berusaha keras untuk mencari tau dan mengasah diri sendiri, sampai kapan mau terjebak dengan perkataan itu? Orang lain sudah lebih dulu selangkah di depan kita, kita masih mau stay di tempat aja?
Menemukan jati diri itu emang nggak gampang, apalagi menemukan passion kita gimana. Tapi kita nggak bisa diam aja, waktu juga akan terus berjalan, sekarang banyak orang yang semakin hari semakin produktif, banyak orang yang berani mencoba hal-hal baru dan akhrinya menemukan bakatnya di sana. Seperti yang iseng-iseng buat video lucu, eh malah menjadi viral, dan akhirnya dia menjadi seorang content creator. Itu semua karena dia berani mencoba dan berani mengambil resiko.
Manusia awalnya memang tak bisa apa-apa, tetapi kita masih dikasih Allah akal dan pikiran. Kita bisa berpikir tentang apa yang kita mau dalam hidup, tentang bagaimana cara mendapatkan apa yang selama ini kita impikan. Berpikir dan banyak membaca, mungkin salah satu solusi untuk kamu menemukan apa yang kamu mau. Juga berani melakukan hal-hal yang baru.
Hidup terlalu flat jika kamu tak melakukan apa-apa dan pasrah sama keadaan yang kamu punya. Hidup itu sejatinya adalah penuh perjuangan. Jadi, kamu siap kan berjuang untuk menentukan apa yang kamu mau dalam hidup?
Komentar
Posting Komentar